Ada yang berbeda di tahun ke-5 penyelengaraan October Campus atau yang sobat kampus sering dengar dengan nama Octopus. Yup! Omniforart, merupakan tema yang di usung Pasundan Radio di tahun ini. Sobat kampus tau gak kenapa ya kira-kira nama yang di ambil itu Omniforat ?

 Omniforart terinsipirasi dari bahasa ilmiah omnivora yang diartikan sebagai pemakan segala. Jadi, mengapa tema Octopus tahun ini di ambil dengan kata “Omniforart” karena Pasundan Radio ingin menyatukan segala kesenian dari mulai seni tari,seni teater, seni musik,seni rupa, serta kesenian lainnya yang di kolaborasikan dalam event musik. Maka dari itu, untuk menambah kesan seni, Octopus tahun ini menambahkan kata “art” di akhir kata Omniforart.

Sobat kampus, yang berbeda di tahun ini yaitu konsep acaranya. Karena di tahun ini, Octopus mengusung seni teatrikal. Berkonsep kerajaan Octopus, dimana pemandu acara seolah-olah menjadi seorang raja dan dewi kerajaan yang di kelilingi oleh para cenayang dan dayang-dayang kerajaan. Berdandan se-nyentrik mungkin ini salah satu hal yang menjadi ciri khas di panggung Octopus tahun ini.

Menampilkan penampilan band audisi seperti ILOA, Serenity, Swastamita dan di dukung oleh para penampil seni seperti penampilan tarian tradisional, dance,teater, live mural, serta di gebrak oleh penampilan perkusi yang sangat atraktif. Para penikmat foto pun di suguhkan dengan adanya  photo exhibition di area gate Octopus Omniforat.

Selain itu, seni teatrikal pun terasa pada saat salah satu guest stars Octopus Omniforart, yaitu Mustache and Beard menyanyikan “Senyum Membawa Pesan” yang di kolaborasikan dengan teater yang berkarakter “Hyena”, “Kelinci”, dan “Singa” seperti hal nya dalam video klip Mustache and Beard. Kolaborasi yang diumpamakan interaksi antara binatang di alam liar dengan konsep yang lebih humanis.

Ditutup dengan alunan musik dari Sarasvati, Octopus Omniforart tahun ini cukup memberikan kesan berbeda bagi para rakyat Octopus (red: penoton) terbukti dari banyaknya antusias penonton yang ramai dan memberikan kesan dan pesannya dalam Wall Of Hope. Tak sedikit, sobat kampus mengharapkan bahwa Octopus tahun depan dapat lebih ramai dan menyajikan konsep yang berbeda.

 

 

Go to top